(17/08/2023) Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan hari penting dan bersejarah bagi Rakyat Indonesia yang diperingati setiap tahunnya.
Kemerdekaan yang saat ini kita rasakan adalah hasil jerih payah dari para pahlawan terdahulu yang berjuang dengan darah, keringat dan air mata untuk memperjuangkan tanah kelahiran dari cengkraman penjajah.
Tujuh puluh delapan tahun berlalu, semangat persatuan dan kesatuan yang diwarisi oleh para pahlawan tidak boleh sampai luntur. Merawat semangat kemerdekaan adalah tugas bagi para penerus bangsa.
Dalam momentum kemerdekaan ini, Karang Taruna Desa Telo sebagai panitia kegiatan lomba mengadakan berbagai jenis perlombaan yang dibuka untuk umum mulai dari perlombaan makan kerupuk, lomba balap karung, lomba bola dangdut, dan lomba panjat pinang.
Sudah menjadi tradisi masyarakat indonesia di berbagai daerah di seluruh daerah Indonesia, Tingginya antusias masyarakat mulai dari anak - anak sampai ibu - ibu turut mendaftarkan diri sebagai peserta lomba.

Sebagai pembuka, diawali dengan lomba makan kerupuk dimana pesertanya adalah anak - anak tingkat SD. Tiap kerupuk digantung ke tali dan disesuaikan dengan tinggi peserta. Bagi peserta yang terlebih dahulu menghabiskan kerupuknya dalam waktu yang ditentukan pantia akan keluar sebagai pemenang.

Untuk lomba balap karung, masing - masing peserta diberi sebuah karung yang digunakan sebagai sarung kemudian peserta nantinya akan melompat - lompat dengan cepat sampai ke garis finish.

Lomba ketiga adalah lomba bola dangdut yang persertanya adalah anak - anak. Lomba bola dangdut merupakan pertanding bola menggunakan bola plastik yang mempertemukan dua grup beranggotakan 5 pemain. Masing - masing pemain harus menggunakan sarung. Perlombaan ini semakin menarik karena bila musik diputar, seluruh pemain harus bergoyang mengikuti irama musik, kemudian permainan akan dilanjutkan ketika musik dihentikan.

Tidak mau kalah, para ibu - ibu juga berpartisipasi dalam acara bola dangdut tersebut. Terlihat wasit menggaruk - garukkan kepala melihat keseruan permainan bola dangdut yang hanya bisa dilihat setahu sekali.

Lomba panjat pinang melibatkan pemuda - pemuda kuat Desa Telo yang masing - masing grup beranggotakan 6 orang. Masing - masing grup akan bekerjasama untuk menaklukkan tiang pinang yang sangat licin. Grup yang berhasil mencapai puncak terlebih dahulu akan mengibarkan bendera kemenangan dari atas tiang pinang.

Kegiatan perayaan kemerdekaan di Desa Telo berjalan dengan lancar sebab dukungan dari berbagai pihak yang mensponsori seperti PT. Agincourt Resources (PTAR), PT. North Sumatera Hydro Energy (NSHE), PT. Rahmat S., dan PT. Bintang Lestari Konstruksi.
Editor : Rahmat Husein Nst