Dilansir dari Tempo.co tentang Survey : Internet Termasuk Kebutuhan Pokok, bahwa kebutuhan akan koneksi Internet makin meningkat seiring dengan berlimpahnya perangkat yang bisa dipakai untuk menjelajah di ranah maya dan mengakses situs jejaring sosial. Sebuah survei yang dirilis Cisco menunjukkan sekitar 2.800 mahasiswa dan profesional muda berusia di bawah 30 tahun dari 14 negara terobsesi dengan berbagai aktivitas di Internet.
Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia telah menyebabkan pemberlakuan Isolasi wilayah dari tingkat kota sampai ke tingkat desa. Hal ini berdampak terhadap kegiatan masyarakat Desa Telo yang sebelumnya tatap muka beralih ke daring. Kebutuhan akan Internet untuk menunjang aktivitas daring semakin mempengaruhi perilaku warga desa Telo yang lebih konsumtif atas penggunanaan Internet.
Internet saat ini telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat Desa Telo. Hal ini terlihat dari menjamurnya bisnis penjualan Paket Data Internet di dalam maupun diluar wilayah Desa Telo. Namun, harga paket data yang mahal pada saat ini menyebabkan banyak warga yang tidak mampu membelinya.
Sistem pembelajaran daring yang saat ini diterapkan di sekolah mengharuskan pelajar mengakses internet. Akibatnya orang tua harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli paket data Internet. Oleh karena itu, di Desa Telo pada saat ini membebaskan warganya untuk menikmati Internet gratis dari wifi Kantor Desa Telo. Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu membeli Paket Data Internet yang mahal.
Masyarakat bisa datang langsung ke Kantor Desa Telo yang buka pada pukul (8.30 - 16.00) WIB hari Senin sampai Jumat atau mengunjungi Perpustakaan Flamboyan Desa Telo untuk meminta password wifi. Tersedianya wifi gratis memudahkan masyarakat mengakses informasi yang dibutuhkan sehingga menunjang peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) di Desa Telo.
Penulis : RHN